Jumat, 10 Juli 2015

Kost Putri Murah di Indralaya


PROMO TAHUN 2015
PONDOK TESA
Tersedia : 6 kamar
Komplek Persada Inderalaya blok A3 no1
Hub: 08127894106/08127344890/0711580213
Menerima Kost Mahasiswi / Karyawati
Fasilitas:
Umum:
PAM
Listrik
Stategis dari jalan raya, warnet, dokter umum, mini market, potokopi, tempat isi ulang gallon
Aman, nyaman dan terjangkau (di lingkungan pemilik kost)
Khusus:
Tempat tidur (kasur)
Meja kerja
Lemari
Kipas angin
Perlengkapan kamar mandi (ember, gayung, kaca kamar mandi)
Meja masak
Meja diskusi ( 2 meja untuk 6 kamar)
Gratis isi ulang galon perdana
HARGA   : 4 JUTA / TAHUN










PONDOK TESA MENGUCAPKAN ........SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA  SEMOGA DITINGKAT KAN KEIMANAN NYA DAN DIPERTEMUKAN  DENGAN ROMADHON SELANJUT NYA ....MOHON MA'AF LAHIR & BATHIN...AAMIIN

Rabu, 25 Januari 2012

Pondok Tesa Menerima Kost - murah (Inderalaya)

PONDOK TESA
6 kamar
Komplek Persada Inderalaya blok A3 no1
Hub: 08127894106/08127344890/0711580213
Menerima Kost Mahasiswi / Karyawati
 
Fasilitas:
Umum:
PAM
Listrik
Stategis dari jalan raya, warnet, dokter umum, mini market, potokopi, tempat isi ulang gallon
Aman, nyaman dan terjangkau (di lingkungan pemilik kost)
Bisa melayani laundry dan catering

Khusus:
Tempat tidur (kasur)
Meja kerja
Lemari
Kipas angin
Perlengkapan kamar mandi (ember, gayung, kaca kamar mandi)
Meja masak
Meja diskusi ( 2 meja untuk 6 kamar)
Dispenser, tv (1 per 6 kamar)
Gratis isi ulang galon perdana








Kamis, 10 Februari 2011

Analisis Hasil Belajar

ANALISIS HASIL BELAJAR

Mata Pelajaran : Kimia Bentuk Soal : Essay
Kelas : XI / IPA1 Jumlah Soal : 8
Jenis Tagihan : Ulangan Mid Smstr 2 Skor Maksimum : 36
Aspek Kompetensi : 4. Mendeskripsikan Sifat-sifat KKM : 61
Laruatan ,metode pengukuran Serta terapannya.
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskipsikan teori asam basa dgn menentukan sifat dan Menghitung PH larutan.
4.2 Menghitung banyaknya pereak dan hasil reaksi dalam larutan
Elektrolit dan hasil titrasi asam basa.
Indikator : 1.Menjelaskan konsep dasar asam-basa menurut teori:Arrhenius,
Bronsted Lowry, Lewis.
2. Menentukan senyawa yg bersifat,asam,basa dan pasangan Konyugasinya.
3. Menjelaskan sifat amfiprotik pada senyawa H2O dan NH3.
4.a) Menghitung PH larutan basa kuat dgn konsentrasi tertentu.
b) Menghitung PH larutan basa lema jika harga Kb diketahui.
5. Menjelaskan penngertian Titrasi asam basa, Titik Ekivalen melalui suatu percobaan.
6. Menghitung massa KOH hasil dititrasi oleh HCL tentukan konsentrasi danvolumenya 7. menghitung konsentrasi Ba(OH)2 hasil titrasi dgn HCl yang diketahui volume dan
konsentrasinya,berikut kurva titrasi asam kuat dan basa kuat.
No Nama siswa Prog
Per baikn Prog
Penga ya an Materi Strategi
Pelak sanaan Nilai
Sblm
Perbaikan Nilai setelh
Perbaikan Peng ayaan Ket.
1 Andika Pratama V Teori Asam Basa Penugasan 31 61 Tuntas
2 Ayu Lestari V Menghitung PH Soal-Soal 89 100
3 Dedi Irawan V Teori Asam Basa 50 61
4 Desi Hardilah V Menghitung PH 64
5 Dewi Yusanti V Teori Asam Basa 56 61
6 Dina Kristina V Menghitung PH 62
7 Fatmawati V Menghitung PH 81
8 Fiski Amelia V Menghitung PH 62
9. Ikke Indrayani V Menghitung PH 62
10 Lenita V Menghitung PH 61
11 Lilis Puspalia V Menghitung PH 75
12 M.Rimba Saputra V Menghitung PH 61
13 Marni Zubaiti V Menghitung PH 61
14 Megawati.M V Teori Asam Basa 44 65
15 Mesi Okta Asma Y V 70
16 Mulyasaro V Teori Asam Basa 50 65
17 Natalia Resvi V Teori Asam Basa 55 67
18 Novitasari S,H V Menghitung PH 70
19 Nuriyah V Menghitung PH 89
20 Patimah V Teori Asam Basa 44 65
21 Putri Intan V Menghitung PH 70
22 Rahmawati V Menghitung PH 64
23 Reni Jayusman V Menghitung PH 66
24 Ricka Indriyani V Teori Asam Basa 52 60 Blm Tuntas
25 Ririn Anggraini V Menghitung PH 61
26 Septi Yanti V Menghitung PH 62
27 Sherly Mariyam V Menghitung PH 81
28 Siska Wulandari V Menghitung PH 86
29 Sri Rahayu V Menghitung PH 64
30 Suryati Ningsih V Menghitung PH 86
31 Sintari Permata S. V Menghitung PH 78
32 Yudha Datmi V Menghitung PH 77
33 Yuni Purnamasari V Teori Asam Basa 50 65
34 Yusra Wisnu V 61

Catatan ;1. Pelaksanaan untuk siswa remidial diberikan pengulangan materi sesuai
indikator tersebut, kemudian dilanjutkan mengerjakan soal yang
sesuai dengan indikator tsbt. Soal terlampir
2. Untuk siswa yang sudah tuntas diberikan Pengayaan dengan Pengembangan
materi dan menyelesaikan tugas perhitungan PH Asam,Basa kuat, PH
Asam.Basa Lemah dan Titrasi Asam Basa


Tanjung Raja, Februari 2010
Mengetahui Guru Bidang Studi





Ismail Mayaza,S.Pd Kristini Erlita,S.Pd
Nip:19621001 198411 1001 Nip:19591008 198303 2005
PROGRAM KERJA LABORATORIUM IPA SMA NEGERI 2 TANJUNG RAJA TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011

BIDANG STUDI KIMIA

1. Melaksanakan kegiatan belajar 24 jampelajaran/minggu untuk kelas X,
XI,XII IPA
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kegiatan
prakikum
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran
5. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan praktikum
6 .Membagi kelompok siswa untuk kegiatan praktikum. Belajar kelompok
setiap kelas.
7. Memberikan tugas kelompok diluar tatap muka, khusus nya tugas kerja
kelompok, tugas praktikum,
8. Memeriksa tugas siswa diluar tatap muka dan megembalikan ke siswa.
9. Membuat jadwal konsultasi bidang studi diluar tatap muka.
10.Melaksanakan bimbingan bagi siswa yang membutukan perhatian
khusus dan mendapatkan hambatan belajar .
11.melaksanakan ujian praktikum secara berkala perindipidu dan kelompok.
12. Mengarsifkan laporan kegiatan praktikum siswa dan dibundel per semstr.
13. Melaksanakan evaluasi secara berkala : bulanan/ulangan harian,
mid semester, semester
14. Mengarsifkan hasil belajar siswa dan melaporkan kewali kelas secara
berkala.
15. Membina dan melatih siswa peserta ekskul olimpiade dan saint
16. Mengajukan rencana penambahan alat dan bahan praktikum
17. Melaporkan secara berkala kekiatan lag kepada atasan.
18 .Dll

POGRAM TAMBAHAN
1. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengah semester.
2. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
3. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
4. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
5. Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan
6. dll

Tanjung Raja Agsts 2010
Kepala Sekolah Ketua lab.IPA





Ismail Mayuza,S.Pd Kristini Erlita,S.Pd, M.Si
Nip:19621005 198411 1005 Nip:19591008 198303 2005







PROGRAM KERJA.
BIDANG KURIKULUM

1. Melaksanakan kegiatan belajar 44 jampelajaran/minggu untuk kelas X,
XI, XII
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kelas olimpiade
sore hari
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran.
5. Melaksanakan ujian blok kompetensi dasar bersama 2 kali pada setiap
semester
6. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengahsemester.
7. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
8. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
9. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
10 .Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan.
11. Melaksanakan Program tindak lanjut pembelajaran ( Remidial dan
Pengayaan )
12. Memanfaatkan komputer dan LCD Proyektor sebagai media
pembelajaran.

PROGRAM KERJA.BIDANG KURIKULUM
1. Melaksanakan kegiatan belajar 44 jampelajaran/minggu untuk kelas X, XI, XII
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kelas olimpiade
sore hari
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran.
5. Melaksanakan ujian blok kompetensi dasar bersama 2 kali pada setiap
semester
6. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengahsemester.
7. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
8. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
9. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
10.Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan.
11.Melaksanakan Program tindak lanjut pembelajaran ( Remidial dan
Pengayaan )
12.Memanfaatkan komputer dan LCD Proyektor sebagai media
pembelajaran.
13 .Melaksanakan kursus komputer bagi guru, pegawai dan siswa
14.Melaksanakan Evaluasi diri dan suvervisi terhadap guru.
15.Mewajibkan siswa beragama islam untuk membawa Qur’an tadarus pagi .

.

Kegiatan Lab IPA

PROGRAM KERJA LABORATORIUM IPA SMANEGERI 2 TANJUNG RAJA TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011

BIDANG STUDI KIMIA

1. Melaksanakan kegiatan belajar 24 jampelajaran/minggu untuk kelas X,
XI,XII IPA
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kegiatan
prakikum
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran
5. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan praktikum
6 .Membagi kelompok siswa untuk kegiatan praktikum. Belajar kelompok
setiap kelas.
7. Memberikan tugas kelompok diluar tatap muka, khusus nya tugas kerja
kelompok, tugas praktikum,
8. Memeriksa tugas siswa diluar tatap muka dan megembalikan ke siswa.
9. Membuat jadwal konsultasi bidang studi diluar tatap muka.
10.Melaksanakan bimbingan bagi siswa yang membutukan perhatian
khusus dan mendapatkan hambatan belajar .
11.melaksanakan ujian praktikum secara berkala perindipidu dan kelompok.
12. Mengarsifkan laporan kegiatan praktikum siswa dan dibundel per semstr.
13. Melaksanakan evaluasi secara berkala : bulanan/ulangan harian,
mid semester, semester
14. Mengarsifkan hasil belajar siswa dan melaporkan kewali kelas secara
berkala.
15. Membina dan melatih siswa peserta ekskul olimpiade dan saint
16. Mengajukan rencana penambahan alat dan bahan praktikum
17. Melaporkan secara berkala kekiatan lag kepada atasan.
18 .Dll

POGRAM TAMBAHAN
1. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengah semester.
2. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
3. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
4. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
5. Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan
6. dll

Tanjung Raja Agsts 2010
Kepala Sekolah Ketua lab.IPA





Ismail Mayuza,S.Pd Kristini Erlita,S.Pd, M.Si
Nip:19621005 198411 1005 Nip:19591008 198303 2005







PROGRAM KERJA.
BIDANG KURIKULUM

1. Melaksanakan kegiatan belajar 44 jampelajaran/minggu untuk kelas X,
XI, XII
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kelas olimpiade
sore hari
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran.
5. Melaksanakan ujian blok kompetensi dasar bersama 2 kali pada setiap
semester
6. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengahsemester.
7. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
8. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
9. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
10 .Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan.
11. Melaksanakan Program tindak lanjut pembelajaran ( Remidial dan
Pengayaan )
12. Memanfaatkan komputer dan LCD Proyektor sebagai media
pembelajaran.

PROGRAM KERJA.BIDANG KURIKULUM
1. Melaksanakan kegiatan belajar 44 jampelajaran/minggu untuk kelas X, XI, XII
2. Melaksanakan pembelajaran dengan Moving Cllas
3. Menyelenggarakan dan membuat pedoman pelaksanakan kelas olimpiade
sore hari
4. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimum per Indikator per mata
pelajaran.
5. Melaksanakan ujian blok kompetensi dasar bersama 2 kali pada setiap
semester
6. Melaporkan hasil belajar melalui raport mid/tengahsemester.
7. Mengaktifkan kegiatan MGMP sekolah
8. Mengadakan klinik (konsultasi) mata pelajaran
9. Melaksanakan Analisis SKL Ujian Nasional.
10.Melaksanakan materi pendalaman UN/ Pelajaran Tambahan.
11.Melaksanakan Program tindak lanjut pembelajaran ( Remidial dan
Pengayaan )
12.Memanfaatkan komputer dan LCD Proyektor sebagai media
pembelajaran.
13 .Melaksanakan kursus komputer bagi guru, pegawai dan siswa
14.Melaksanakan Evaluasi diri dan suvervisi terhadap guru.
15.Mewajibkan siswa beragama islam untuk membawa Qur’an tadarus pagi .

.

Kamis, 27 Januari 2011

Kumpulan hand out kimia
Kelas : x / semester 2
Oleh : KRISTINI ERLTA,S.Pd
Guru sma negeri 2 tanjung raja

Jalan sultan mahmud Badarudin 2 tanjung raja
Kabupaten Ogan ilir

REAKSI REDUKSI OKSIDASI

1. Perkembangan konsep reaksi reduksi oksidasi
a. Oksidasi ditinjau dari Pelepasan dan Pengikatan Oksigen
Oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen
Contoh reaksi Oksidasi :
1) Reaksi perkaratan besi
4 Fe(s) + 3 O2(g) → 2 Fe2O3(s)
2) Reaksi pembakaran gas alam
CH4(g) + 2 O2(g) → CO2(g) + H2O(g)
3) Reaksi oksidasi glukosa dalam tubuh
C6H12O6(aq) + O2(g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(l)
4) Reaksi oksidasi belerang oleh KClO3
3S(s) + KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 SO2(g)

Reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen
Contoh reaksi reduksi :
1) Reduksi bijih besi (Fe2O3 = hematite) oleh karbon monoksida (CO2)
Fe2O3(s) + 3CO(g) → 2 Fe(s) + 3CO2(g)
2) Reduksi kromium(III) oksida oleh aluminium
Cr2O3(s) + 2 Al(s) → Al2O3(s) + 2 Cr(s)
3) Reduksi tembaga(II) oksida oleh gas hydrogen
CuO(s) + H2(g) → Cu(s) + H2O(g)

b. Oksidasi – Reduksi ditinjau dari Pelepasan dan Penerimaan Elektron
Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron
Contoh reaksi oksidasi :
1) Fe → Fe2+ + 2e
2) Ca → Ca2+ + 2e
3) 2 Cl- → Cl2 + 2e


Reduksi adalah reaksi penerimaan elektron
Contoh reaksi reduksi :
1) Fe3+ + 3e → Fe
2) S + 2e → S2-
3) Cl + e → Cl-
c. Reduksi – Oksidasi ditinjau dari Penambahan dan Pengurangan Bilangan Oksidasi
Oksidasi adalah reaksi dengan penambahan bilangan oksidasi
Reduksi adalah reaksi dengan pengurangan bilangan oksidasi
Reaksi oksidasi selalu disertai dengan reaksi reduksi, sehingga biasa disebut reaksi redoks.
Contoh :
+2 biloks bertambah +4
┌──────────────┐
Fe2O3(s) + 3 CO(g) → 2 Fe + 3 CO2(g)
└────────────────┘
+3 biloks berkurang 0

Bilangan oksidasi Fe penurunan dari +3 menjadi 0, disebut reduksi
Bilangan oksidasi C mengalami kenaikan dari +2 menjadi +4, disebut oksidasi.
Zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi disebut oksidator
zat tersebut mengalami reduksi.
Zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi disebut reduktor
zat tersebut mengalami oksidasi

2. Konsep bilangan oksidasi
a. Pengertian bilangan Oksidasi
Bilangan oksidasi adalah bilangan bulat yang menyatakan muatan yang disumbangkan oleh atom unsur tesebut kepada molekul atau ion yang dibentuknya.
b. Aturan penentuan bilangan oksidasi
1) Bilangan oksidasi unsure bebas (atom atau molekul unsure) adalah 0 (nol)
2) Bilangan oksidasi ion monoatom dan poliatom sama dengan muatan ionnya.
3) Jumlah bilangan oksidasi semua atom atau unsur dalam molekul atau senyawa adalah 0 (nol), misalnya pada senyawa MgO jumlah bilangan oksidasi unsure Mg dan O sama dengan nol. Sedangkan jumlah bilangan oksidasi untuk atom atau unsur pembentuk ion poliatom sama dengan muatan ion poliatomnya, misalnya pada ion NH4+ jumlah bilangan oksidasi unsur N dan H adalah +1
4) Bilangan oksidasi unsur golongan IA adalah +1, dan unsur golongan IIA adalah +2. Misalnya, bilangan oksidasi Na pada NaCl, NaOH, Na2SO4 dalah +1. Sedangkan bilangan oksidasi Ca pada CaO, CaCl2, CaSO4, Ca(OH)2 adalah +2.
5) Bilangan oksidasi unsur golongan VIA pada senyawa biner adalah -2, misalnya bilangan oksidasi S pada H2S, Na2S, dan MgS adalah -2. Bilangan oksidasi unsur golongan VIIA pada senyawa biner adalah -1. Misalnya bilangan oksidasi Cl pada senyawa NaCl, CaCl2, MgCl2, HCl, FeCl3 adalah -1.
6) Bilangan oksidasi unsur H pada senyawanua adalah +1. Misalnya bilangan oksidasi unsur H pada senyawa HCl, H2O, H2S, dan NH3 adalah +1. Sedangkan bilangan oksidasi unsur H pada senyawa hidrida adalah -1. Misalnya bilangan oksidasi unsur H pada NaH, CaH2, AlH3 adalah -1.
7) Bilangan oksidasi unsur O pada senyawanya adalah -2, kecuali pada senyawa biner dengan F, bilangan oksidasi O nya adalah +2. Bilangan oksidasi unsur O pada senyawa peroksida seperti H2O2 dan BaO2 adalah -1.

3. Reaksi disproporsionasi dan reaksi konproporsionasi
a. Reaksi disproporsionasi ( autoredoks ) adalah reaksi redoks yang oksidator dan reduktornya merupakan zat yang sama. Jadi sebagian dari zat tersebut mengalami oksidsi dan sebagian lagi mengalami reduksi.
Contoh :

0 biloks turun -1
┌─────────────────┐
Cl2(g) + 2 NaOH(aq) → NaCl(aq) + NaClO(aq) + H2O(l)
└─────────────────────────┘
0 biloks naik +1



b. Reaksi Konproporsionasi adalah reaksi redoks yang hasil reduksi dan oksidasinya merupakan zat yang sama.
Contoh :

-2 biloks naik 0
┌───────────┐
H2S + SO2 → S + H2O
└───────┘
+4 biloks turun 0


Latihan soal-soal REAKSI REDOKS
I. Perkembangan konsep redoks
1. Oksidasi pada awalnya didefinisikan sebagai . . . .
a. pelepasan elektron d. penurunan bilangan oksidasi
b. peningkatan bilangan oksidasi e. pengikatan dan pelepasan oksigen
c. pengikatan oksigen
2. Sesuai dengan konsep peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi, tentukan apakah fluorin dalam reaksi berikut mengalami okisidasi atau reduksi. Jelaskan jawabanmu.
F2(g) + 2O2(g) → 2F2O(g)
3. Konsep redoks yang dikaitkan dengan peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi lebih luas dari dua konsep redoks lainnya. Jelaskan alasan pernyataan itu.
4. n
II. Bilangan oksidasi
1. Bilangan oksidasi Mn dalam senyawa K2MnO4 adalah . . . .
a. +7 c. +6 e. +5 d. +4 e. +3
2. Bilangan oksidasi nitrogen paling rendah terdapat pada senyawaan . . . .
a. NCl3 c. NH3 e. NF3 d. HNO3 e. Ca(NO2)2
3. Pada reaksi 3Cl2 + 6OH– ® 5Cl– + ClO3¬– + 3H2O bilangan oksidasi klorin (Cl) berubah dari . . . .
a. 0 ke –1 c. 0 ke +5 e. 0 ke +1 dan –1
b. +3 ke ¬–1 dan +5 d. 0 ke –1 dan +5
4. Tentukan bilangan oksidasi unsur yang dicetak miring.
a. HNO2 : Biloks N = ………………
b. NH4NO3 : Biloks N = ………………
c. Fe(NO3)3 : Biloks Fe = .........................
d. KO2 : Biloks K = .........................
e. K2Cr2O7 : Biloks Cr = ..........................
III. Oksidator dan reduktor
1. Pada reaksi redoks : Au + HNO3 + 4HCl → HAuCl4 + NO + 2H2O
yang berperan sebagai reduktor adalah . . . .
a. Au b. HNO3 c. HCl d. NO e. HAuCl4
2. Pada reaksi redoks, MnO2 + 2H2SO4 + 2NaI ® MnSO4 + Na2SO4 + 2H2O + I2
yang merupakan hasil reduksi adalah . . . .
a. NaI b. H2SO4 c. MnSO4 d. I2 e. MnO2
3. Unsur klorin dalam senyawa dapat ditemukan dengan bilangan oksidasi dari ¬–1 hingga +7. Dari ion-ion ClO–, ClO4–, dan Cl– manakah yang tidak dapat mengalami reaksi disproporsionasi . . . .
A. ClO– D. ClO– dan ClO4–
B. ClO4– E. ClO4– dan Cl–
C. Cl–
4. Tentukan reduktor dan hasil reduksi pada reaksi berikut:
3CuS + 8HNO3(aq) ® Cu(NO3)2 + 2NO + 3S + 4H2O
5. Tentukan apakah reaksi berikut terdolong reoks atau bukan. Beri penjelasan.
1) Zn + Sn2+ ® Zn2+ + Sn
2) CrO42- + 2H+ ® Cr2O72- + H2O
3) Ca(OH)2 + CO2 ® CaCO3 + H2O
IV. Tata nama senyawa menurut IUPAC
1. Tulis nama IUPAC senyawa berikut:
a. Cu2S : ............................................. d. PbO2 : ...........................................
b. Fe(NO3)3 : ............................................ e. SnCl4 : ...........................................
c. Al(NO3)3 : ...........................................
2. Tulis rumus kimia dari masing-masing senyawa berikut:
a. Besi(II) nitrat : ........................................................................................................
b. Nitrogen(V) oksida : ........................................................................................................
c. Tembaga(II) sulfat : ........................................................................................................
d. Raksa(II) klorida : ........................................................................................................
Sumber Bacaan :
1. Kimia untuk SMA Kelas X
Pengarang : Michael Purba
Penerbit : Erlangga, Jakarta, th 2007
2. Kimia untuk SMA Kelas X
Pengarang : Omay Sumarna
Penerbit : Regina, Bandung, Th 2005

Hadiah Terindah dari siswa ku 1987

MANA YANG ANDA SELALU RASAKAN
APA ARTI PERNIKAHAN
 Saling membagl dan memperdulikan
 Saling memberi dan memaafkan
 Mencintai dan di cintai
 Berjalan dan bergandengan tangan
 Berbicara dari hati ke hati
 Memandang dan menembus mata
 Tertawa bersama
 Menangis bersama
 Berdo’a bersama
 Dan selalu mempercayai dan dipercaya
 Dan berterimakasih pada Tuhan
 Untuk Masing-masing

Beberapa kata hadia terindah di hari perkawinan ku 8 maret 1987
Dari alumni Fisik…..1987…. (Utama jaya Cs)
SELALU DI HATI………(Kristin )

EVALUASI SEMESTER GAZAL XII IPA

Evaluasi Semester Gazal Tahun Pelajaran 2010 /2011
Mata Pelajaran : Kimia Hari/Tgl :
Kelas / Program : XII / IPA Waktu : 120 menit
Oleh : Kristini Erlita,M.Si
PILIHAN GANDA
Pilihlah jawaban yang paling tepat sesuai dengan pilihanmu !

1. Elektron-elektron dalam atom beredar mengelilingi inti dan berada pada lintasan (tingkat energi) tertentu. Elektron dapat berpindah dari satu tingkat energi ke
tingkat energi lainnya di sertai penyerapan atau pelepasan energi.
Pernyataan ini dikemukakan oleh ....
A. Dalton B. Thomson
C. Rutherford D. Niels Bohr
E. Maxwell

2. Isotop 13 Al 27 terdiri dari ...
A. 13 proton, 14 elektron dan 27 neutron
B. 13 proton, 13 elektron dan 27 neutron
C. 13 proton, 13 elektron dan 14 neutron
D. 14 proton, 14 elektron dan 13 neutron
E. 27 proton, 27 elektron dan 14 neutron

3. Data hasil percobaan sebagai berikut:
Larutn Lampu Pengamatan
I Tidak menyala Tdk ada gelembung gas
II Tidak menyala Ada gelembung gas
II Menyala terang Ada gelembung gas
IV Tidak menyala Tdk ada gelembung gas
V Tidak menyala Ada gelembung gas

Larutan yang merupakan elektrolit adalah ...
A. I, II dan III
B. I, II dan IV
C. I, III dan V
D. II, III dan V
E. II, IV dan V

4. Suatu atom X memiliki maasa atom relatif 35 dan 18 neutron. Atom X dalam system periodik terletak pada …
A. golongan IA perioda 3
B. golongan IV A perioda 4
C. golongan VIII perioda 3
D. golongan VIIA perioda 3
E golongan IIA perioda 4

5. Massa molekul relatif Al2(SO4)3 jika Ar Al = 27,
S = 32 dan O = 16 adalah …
A. 342 B. 315 C. 182
D. 150 E. 123
6. Data percobaan pembentukan tembaga sulfida sbb:
Massa unsur yang digunakan Massa unsur yang bereaksi Massa Unsur yang tersisa
Cu S Cu S Cu S
0,50 0,10 0,20 0,10 0,30
0,50 0,15 0,30 0,15 0,20
0,50 0,20 0,40 0,20 0,10
0,50 0,30 0,50 0,25 0,05
Perbandingan massa tembaga dengan massa tembaga sulfida berdasarkan pecobaan di atas adalah... A. 1 : 2 B. 2 : 1 C. 2 : 3 D. 2 : 5 E. 1 : 5

7. Diketahui reaksi :
a C3H8 + b O2 → c CO2 + d H2O
Jika reaksi tersebut disetarakan maka harga a, b, c dan d berturut-turut adalah …
A. 2, 5, 6, 2 B. 1, 3, 3, 4 C. 2, 10, 4, 4 D. 1, 4, 3, 2
E. 1, 5, 3, 4

8. Diketahui struktur berikut:


Yang termasuk atom C primer adalah atom C
bernomor

A. 1, 2, 3, 4
B. 1, 3, 5, 7
C. 2, 3, 6, 8
D. 3, 6, 7, 8
E. 4, 5, 7, 8

9. Konfigurasi elektron dari unsurX adalah
1s2 2s2 2p6 3s23p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d'° 5p3.
Unsur tersebut terletak pada ...
A. golongan IIIA perioda 5
B. golongan VA perioda 5
C. golongan VA perioda 3
D. golongan IIIA perioda 4
E. golongan VIA perioda 5

10. Bilangan kuantum dari electron terakhir atom zinkonium (nomor atom 40) adalah….
A. n = 4 l = 2 m = +2 s = -1/2.
B. n = 4 l = 2 m = +1 s = - 1/2.
C. n = 5 l = 0 m = 0 s = -1/2.
D. n = 4 l = 2 m = -1 s = + 1/2
E. n = 5 l = 2 m = -1 s = + 1/2

11. Atom 1 C berikatan dengan 4 atom H membentuk molekul CH4. Bentuk molekul CH4 yang paling mungkin adalah . . ( Ar C = 12, Ar H =1 )
A.Piramida trigonal D. Tetrahedron
B.Oktahedron E. Segi empat Planar
C.Planet bentuk T

12.Senyawa yang memiliki Ikatan Hidrogen adalah..
A. H2O dan HCl. D. HF dan HI
B. HI dan HCL. E. H2S dan HF.
C. H2O dan HF.

13. Laju reaksi ; 2A + 2B 3C + D pada setiap saat dapat dinyatakan sebagai . . .
A.Bertambahnya konsentrasi A setiap satuan waktu
B.Bertambahnya konsentrasi B setiap satuan waktu
C.Bertambahnya konsentrasi C setiap satuan waktu
D.Bertambahnya konsentrasi D dan B setiap satuan
waktu
E.Bertambahnya konsentrasi B dan C setiap satuan
waktu
14. Diketahui reaksi berikut: 1. H3PO4(aq) H2PO4–(aq) + H+(aq)
2. HS-(aq) + H+(aq) H2S(aq)
3. SO42-(aq) + HNO3 (aq) HSO4– (aq) + NO3–(aq)
4. NH3(aq) + H2O(l) NH4+(aq) + OH–(aq)
Pasangan yang kedua spesinya berfungsi sebagai basa menurut konsep Bronsted – Lowry adalah … A. H3PO4 dan HS– B. HS– dan NH3 C. H3PO4 dan H2O D. H2O dan HS– E. NO3– dan HSO4–
15. Percobaan yang paling cepat berlangsung jika pualam direaksikan dengan larutan HCl adalah . . .

Percobaan Bentuk Pualam Konsentrasi HCl
A Keping 0,1 m
B Serbuk 0,1 m
C Serbuk 2 m
D keping 2 m
E keping 1 m

16. Pada suatu percobaan ,Nina mencelupkan kertas lakmus biru kedalam larutan A. Ternyata lakmus tersebut tidak berubah warna . Setelah itu kertas lakmus merah dicelupkan kedalam larutan A, ternyata kertas lakmus berubah menjadi biru . Kesimpulan yang tepat terhadap sifat larutan A yaitu...
A. Basa B. Asam C. Garam
D. Netral E. Amfoter

17. Pasangan larutan berikut yang membentuk penyangga adalah …
A.100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3NaOH 0,1M
B.100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3 NaOH0,1M
C.100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3 NaOH0,2M
D. 100 cm3 NH3 (aq) 0,5 M dan 100 cm3 HCl 0,1 M
E. 100 cm3 NaOH (aq) 0,1 M dan 100 cm3 HCl 0,1 M
18. Sebanyak 0,1 mol CH3COOH dicampurkan dengan 0,05 mol CH3COONa akan menghasilkan pH campuran (Ka CH3COOH = 10-5) A. 4 + log 2 B. 5 + log 2 C. 9 D. 5 – log 2 E. 9 + log 2
19.Diketahui harga tetapan hasil kali kelarutan sbb: Ksp PbCl2 = 1,7 . 10—5 Ksp PbCO3 = 1 . 10---10 Ksp PbCrO4 = 2 . 10--14 Ksp Pb (0H)2 = 1 . 10--16 Ksp PbSO4 = 2 . 10—8 Konsentrasi ion timbal yang terbesar terdapat dalam larutan jenuh........ A. Pb Cl 2 B. PbCO3 C.PbCrO4 D. Pb (OH)2 E. PbSO4
20. Cara pembuatan koloid yang termasuk cara dispersi adalah... .
A. Penggerusan
B. Hidrolisis
C. Penggantian pelarut
D. Redoks
E. peptisasi

21 Peristiwa berikut .....
1. Pembentukan delta pada muara sungai
2. Pemurnian gula pasir (kotor)
3. Penyembuhan sakit perut oleh nourit
4. Penjernihan air
Yang merupakan contoh peristiwa koagulasi koloid,
kecuali …
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 1 dan 4
D. 2 dan 3 E. 2 dan 4
22. Yang tidak termasuk sifat koligatif adalah . . .
A. Penurunan tekanan uap B. Penurunan titi beku
C. Kenaikan tekanan uap D. Tekanan Osmotik
E. Kenaikan titik didih

23. Tekanan uap jenuh air pada 100º c adalah 760 mm Hg. Jika 18 gram glukosa (Mr=180) dilarutkan kedalam 90gram air (Mr=18), maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut . . .
A.745,1 mmHg B. 757,2 mmHg C. 775,2 mmHg
D. 754,1 mmHg E. 772,5 mmHg

24. Sebanyak 82 gram suatu zat non elektrolit dilarutkan dalam air hingga volume 1 Liter dan mempunyai tekanan osmotik sebesar 9,84 atmosfir pada suhu 27°C.
Jika tetapan R = 0,082 L atm/mol K, maka Mr zat tersebut adalah ...
A. 180 B. 205 C. 208 D. 214 E..342

25. Dari perubahan berikut yang terjadi
Perpindahan sebanyak 5 elektron adalah.... Dari perubahan berikut ini yang terjadi perpindahan Dari perubahan berikut ini yang terjadi perpindahan sebanyak lima elektron adalah . . .
A.Cr2O72 - 2Cr3+ C. MnO4- MnO 2
B. Cr2O42 - Cr3+ D. Cl2 ClO2- E. MnO4- Mn 2+

26, Di antara persamaan reaksi berikut, yang merupakan reaksi redoks adalah …


27. Reaksi redoks berikut
FeS + a HNO3 →b Fe(NO3)3 + c S + d NO2 + e H2O
Harga koefisien a, b, c, d, dan e agar reaksi tersebut setara adalah ....
A. 3, 3, 1, 1, 6 B. 3, 6, 1, 3, 3 C. 6, 1, 1, 3, 3 D. 1, 1, 1, 3, 3 E. 6, 3, 1, 3, 1

28. Pada reaksi :
Cl2 (aq) + 2 KOH (aq) → KCl (aq) + KClO (aq) + H2O
bilangan oksidasi klor berubah dari :
A. –1 menjadi +1 dan 0 B. +1 menjadi -1 dan 0
C. 0 menjadi –1 dan -2 D. –2 menjadi 0 dan E. 0 menjadi –1 dan +1

29. Diketahui data dari Eo reduksi beberapa ion logam:
Eo Sn2+ = – 0,14 volt
Eo Mg2+ = – 2,37 volt
Eo Cu2+ = + 0,34 volt
Eo Fe2+ = – 0,44 volt
Eo Ni2+ = – 0,25 volt
Eo Pb2+ = – 0,13 volt
Logam yang dapat mencegah terjadinya korosi besi
secara katodik adalah …
A. Mg B. Cu
C. Sn D. Ni
E. Pb

30. Diketahui potensial reduksi:
Ca2+(aq) + 2e → Ca(s) E° = –2,87 V
Al3+(aq) + 3e → Al(s) E° = –1,66 V
Potensial sel untuk reaksi:
3 Ca(s) + 2 Al3+(aq) → 3 Ca2+(aq) + 2 Al(s) adalah …

A. –4,33 V B. –11,9 V C. +11,9 V D. +5,26 V E. +1,21 V

31. Pada elektrolisis larutan NaCl maka reaksi yang terjadi di katoda adalah ... .
A. Na+(aq) + e --> Na(s)
B. Na+(l) + e --> Na(s)
C. 2H2O(l) + 2e --> H2(g) + 2OH-(aq)
D. 2H2O(l) --> O2(g) + 4H+(aq) + 4e
E. 2Cl-(aq) --> Cl2(g) + 2e

32. Arus listrik sebesar 10 ampere dialirkan selama 16 menit ke dalam larutan CuSO4
(Ar: Cu = 63,5; S = 32; =16)
dengan elektroda karbon. Massa tembaga yang dapat diendapkan di katoda adalah …
A. 1,58 gram B. 2,39 gram C. 3,16 gram D. 6,32 gram
E. 8,23 gram

33. .Suatu cuplikan yang mengandung senyawa logam alkali dan alkali tanah dilakukan tes nyala dan ternyata
memberikan warna merah jingga, cuplikan tersebut
mengandung unsur . . .
A. Cr B. Fe C. Ni D. Ca E. . Mn

34 Jika sifat unsur natrium dibandingkan dengan sifat unsur magnesium maka unsur natrium …
A. energi ionosasinya lebih besar
B. jari-jari atomnya lebih kecil
C. lebih bersifat oksidator
D. sifat reduktornya lebih lemah
E. lebih bersifat basa
.
35. Beberapa kegunaan unsur gas mulia :
1.pengisi lampu reklame
2. pengisi balon udara
3. membuat atmosfer inert
4. Fotografi
5. Pengobatan penyakit kanker
Yang merupakan kegunaan helium adalah ........
A. 1 dan 2 B. 2 dan 3 C. 3 dan 4
D. 4 dan 5 E. 1 dan 5
36. Suatu unsur terletak dalam periode-3, untuk memperoleh konfigurasi elektron gas mulia yang stabil, unsur itu membentuk ion X3-, maka unsur itu termasuk golongan... A. III A B. III B C. V A D. V B E. VIII A
37. Berdasarkan sifat reduktornya, urutan yang benar dari unsur periode ke-3 dari yang terendah ke yang terbesar sifat reduktornya adalah …
A. Na – Mg – Al – Si – P – S – Cl – Ar
B. Ar – Cl – S – P – Si – Al – Mg – Na
C. Mg – Al – Na – P – Si – S – Ar – Cl
D. Na – Mg – Al – Si – Ar – Cl – S – P
E. Ar – Cl – S– P – Si – Na – Mg – Al

38. Sifat-sifat berikut yang tidak dimiliki oleh logam transisi periode keempat adalah …
A. Bersifat paramagnetik
B. Dapat membentuk ion kompleks
C. Senyawa-senyawanya berwarna
D. Mempunyai titik lebur yang rendah
E. Memiliki beberapa bilangan oksidasi



39. Perhatikan gambar ekstraksi besi dalam tanur tinggi berikut ini:

Reaksi yang terjadi pada dasar tanur tinggi, pada suhu 1300oC adalah... .
A. CO2 + C → 2CO
B. C + O2 → CO2
C. Fe2O3 + 3 CO → 2 Fe + 3 CO2
D. CaCO3 → CaO + CO2
E. CaO + SiO2 → CaSiO3
40. Suatu unsur radioaktif memiliki waktu paruh 4 jam, Dari 64 gram jumlah semula, jumlah yang masih
tersisa setelah satu hari adalah....

A. 8 gram B. 4 gram
C. 2 gram D. 1 gram
E. 0,5 gram


SELAMAT BEKERJA

Jumat, 15 Oktober 2010

Workshop guru Kimia di Pagar Alam

LEMBAR KERJA SISWA

I. Judul Percobaan : Sifat larutan asam dan basa

II. Tujuan Percobaan : Menentukan sifat asam atau basa suatu larutan

III. Kompetensi Dasar :Mendeskripsikan teori-teori asam-basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH

IV. Informasi Pendukung :
Larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari zat terlarut dan zat pelarut. Jenis larutan ada dua macam, yaitu:
1. Larutan asam
Larutan yang mengandung ion H+ dan dapat memerahkan kertas lakmus
2. Larutan basa
Larutan yang mengandung OH- dan dapat membirukan kertas lakmus

V. Alat dan Bahan :
Alat : 1. 1 buah pipet tetes
2. 2 buah gelas ukur
3. 4 buah tabung reaksi
4. 1 buah Beaker glass
5. Kertas lakmus merah
6. Kertas lakmus biru

Bahan : 1. Air jeruk nipis
2. Air sabun
3. Air kapur sirih
4. Cuka makan
5. Aquadest

VI. Prosedur Kerja :
1. Masukkan 5 ml larutan air Jeruk nipis, air sabun, air kapur sirih, dan cuka makan ke dalam masing-masing tabung reaksi yang telah disediakan
2. Celupkan lakmus biru kedalam masing-masing tabung reaksi, amati perubahan yang terjadi
3. Setelah lakmus biru dicelupkan ganti kertas lakmus biru dengan lakmus merah, lalu amati perubahan yang terjadi
4. Catat hasil pengamatan pada tabel dibawah ini:
Tabel hasil pengamatan
No. Larutan Perubahan Warna Keterangan
LakmusMerah Lakmus Biru
1. Air Jeruk Nipis
2. Air sabun
3. Air kapur sirih
4. Cuka makan

VII. Pertanyaan :
1. Pada larutan apa saja lakmus merah berubah warna menjadi biru?
2. Pada larutan apa saja lakmus biru berubah warna menjadi merah?
3. Diskusikan dengan kelompok Anda, hasil percobaan yang telah didapatkan, tuliskan sifat-sifat asam dan basa



Penyusun Lembar Kerja Siswa:
1. Nyayu Kalsum, S.Pd
2. Dianing Pusparanti, S.Pd

Pagaralam, 25 November 2009
Mengetahui
Widyaiswara Kimia


Kristini Erlita,S.Pd,M.Si

Rabu, 13 Oktober 2010

DATA DIRI

Sekilas Daftar Riwayat Hidup Ku
Assalammualaikum warrohmatullh w.w
Kurang lebih lima puluh satu tahun yang lalu, tepat nya Delapan Oktober Tahun Seribuh Sembilan Ratus Lima Puluh Sembilan, Aku dilahirkan disebuah kota kecil Prabumulih yang sekarang sangat berkembang pesat menjadi kota Administratif dari pasangan orang tua ku Kurnain bin Nawawi dan Umuyati binti Bermawi,
Aku dibesarkan dan bersekolah di SD Negeri Sebelas Prabumlih tamat pada tahun Seribu se mbilan ratus tujuh puluh dua, meneruskan di SMP Negeri satu Prabumulih dan tamat pada tahun seriibuh sembilan ratus tujuh puluh enam ,Kemudian aku melanjutkan di SMA Muhammadiyah Prabumulih juga dikota yang sama, Jadi masa kecilku sampai menuju dewasa kuhabiskan dikota kelahiranku , kemudian melanjutkan di Unversitas Sriwijaya diP3DK ambil jurusan IPA selesai tahun seribu sembilan ratus delapan puluh dua.dan mendapat kan SK meugajar di SMA Negeri Satu Tanjung Raja dan Menyelesaikan S 1 di Universitas Sriwijwyw Jurusa Biologi pada tahun Dua Ribuh Satu.
Menikah dengan H.Najib Yusuf pada tahun Seribuh Sembilan Ratus Delapan Puluh Tujuh dan Dikaruniahi dua orang anak putra dan putri. Si sulung laki-laki Lepsi Reza Kassandara lahir di Palembang lima belas April tahun Delapan puluh delapan, Sedangkan si bungsu perempuan Tesa Agrawita dilahirkan di Cinta Manis Ketiau pada tanggal dua puluh satu Pebruari tahun seribu sembilan ratus Sembilan puluh dua, sampai saat saya menulis ini keduanya masih kuliah.
Demikian lah sekilas Riwayat Hidup ku semoga bisa dijadikan pedoman dan pemacu semangat untuk berinsfirasi bagi pembaca.
Wassalam

INSYAALLAH BERMAFA'AT

Kiat Sukses Belajar Kimia

KIMIA itu sukar?
Sering terdengar banyak keluhan bahwa belajar kimia sangat sukar. Di antara beberapa keluhan adalah: Saya tidak cukup cerdas untuk belajar kimia, saya tidak dapat mengikuti jalan pikir kimiawan, saya takut gagal di mata pelajaran kimia, ingatan saya tidak cukup kuat untuk mengingat rumus dan fakta kimia.Yang harus pertama sekali diubah justru pandangan-pandangan keliru tentang Anda sendiri tadi. Pertama sekali Anda harus percaya bahwa Anda mampu untuk belajar kimia. Anda yakin bahwa kalau belajar dengan baik Anda akan sukses. Jadi pada dasarnya belajar kimia tidak berbeda dengan Anda belajar pelajaran lain ataupun Anda belajar naik sepeda.

Yang sangat diperlukan adalah tekad dan keyakinan kuat kalau Anda bekerja dengan baik Anda akan sukses.

Setelah tekad dan keyakinan ada, barulah Anda perlu tahu beberapa kiat untuk mendapatkan keterampilan kimia. Perlu diingat sama dengan Anda belajar sepeda, keterampilan itu akan Anda dapat kalau Anda berlatih, tidak cukup dengan membaca teori bersepeda tanpa pernah mempraktikkan.

Berikut beberapa pendekatan yang telah terbukti membantu banyak orang untuk belajar kimia.

Ciptakan gambaran nyata apa yang Anda pelajari
Kebanyakan hal yang dipelajari dalam kimia adalah hal yang abstrak. Atom, molekul, ikatan kimia, elektron adalah barang-barang yang tidak dapat secara langsung dilihat dan dirasakan. Sebuah gambar akan membantu Anda untuk mengingat dan mengerti dengan baik konsep penting. Atom misalnya dapat Anda bayangkan sebagai sebuah bola, dan setiap unsur memiliki bola yang berbeda berat dan warna misalnya.

Cobalah untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari
Semua bahan yang ada di alam ini adalah bahan kimia. Udara, pohon, batuan, plastik, kosmetik, dan seterusnya. Masalahnya adalah bahan-bahan tersebut biasanya bukan bahan yang murni, tetapi berupa campuran yang rumit. Untuk membuat mudah dimengerti, diajarkan kimia dari bahan yang murni atau campuran paling dua bahan. Memang sering akan dijumpai kelakuan bahan murni jauh berbeda dengan kelakuan campuran bahan. Nah, dengan selalu mencoba untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan apa yang ada dalam keseharian akan membuat apa yang dipelajari menjadi lebih bermakna.

Sebagai contoh, dalam keseharian kita sering membuat minuman sirup, dengan menambahkan segelas air pada dua-tiga sendok makan sirup. Bila yang kita lakukan terbaik, kita tambahkan dua-tiga sendok makan air ke dalam satu gelas sirup, tentu tidak akan enak diminum karena sirupnya terlalu kental. Di sini kita mendapat pengalaman tentang pengertian konsentrasi larutan.

Hubungkan gambaran makro dengan gambaran mikro
Garam dapur dalam bahasa kimia dapat berarti padatan putih yang juga kita gunakan untuk mamasak atau bahan yang tersusun atas ion Na+ dan Cl-. Gambaran pertama adalah gambaran makro, yang kedua adalah gambaran mikro. Gambaran mikro adalah yang tidak pernah kita saksikan secara langsung, yang Anda harus hadirkan dalam bayangan. Gambaran makro adalah kumpulan dari bertrilyun-trilyun atom atau ion sehingga dapat kita lihat, sentuh dan rasakan. Karena kimia berbicara dengan kedua bahasa, tugas Anda adalah mempelajari bahan dan sifatnya dari kedua pandangan itu.

Gambaran mikro sering digunakan untuk merasionalisasi apa yang terjadi pada skala makro. Kita misalnya merasionalisasi sifat getas dari kristal ionik karena pada krisal ionik tersusun ion yang berlawanan muatan berdampingan. Bila dikenai tekanan, maka ion yang sama muatannya mungkin akan berdampingan, yang berakibat terjadi tolak-menolak sehingga mudah pecah.

Belajar dengan rutin dan segera perbaiki kesalahan
Yang juga unik dari pelajaran kimia adalah banyak sekali konsep yang dibangun secara bertahap, satu konsep mendasari konsep berikutnya; konsep yang berikutnya lagi dapat dimengerti kalau dua konsep terdahulu sudah dimengerti dengan baik, dan seterusnya. Konsep-konsep berikutnya sering dimunculkan dengan kecepatan yang lebih tinggi dari konsep sebelumnya. Nah, dengan keadaan seperti ini nasihat yang sudah sering Anda dengar menjadi penting: Belajarlah secara rutin.

Ini juga merupakan kunci dari belajar apa saja, kalau kembali ke contoh belajar sepeda. Kalau sebelum Anda belum menguasai bersepeda, Anda hanya belajar satu hari dalam setiap bulannya, dapat dibayangkan kapan Anda baru akan menguasai.

Belajar secara rutin juga memungkinkan Anda untuk segera tahu masalah atau kesalahan yang Anda buat dan dengan cepat pula Anda dapat mencari penyelesaiannya. Penting sekali Anda pelajari kesalahan Anda dan segera mencari penyelesaian yang tepat, sebab kalau tidak Anda akan mengulang kesalahan yang sama.

Gunakan cara yang berbeda untuk hal yang berbeda
Kimia bukan hanya hitung-menghitung, walaupun kemampuan itu merupakan komponen penting dalam kimia. Kimia juga berisi beberapa fakta yang harus diingat, kosakata khusus yang harus dipelajari, hukum-hukum yang mengaitkan satu ide dengan ide lain yang harus dimengerti. Mempelajari fakta tentu lain caranya dengan mempelajari teknik berhitung, lain lagi dengan mempelajari hukum.

Untuk mengigat fakta dengan lebih baik, sering Anda diberi contoh untuk membuat apa yang disebut jembatan keledai. Misalnya unsur-unsur golongan alakali Anda ingat dengan: Hajah Lina Naik Kuda Rebutan Cowok sampai Frustasi. Cara yang lain misalnya dengan menuliskan, dengan membuat kartu dan bermain dengan kartu itu dan sebagainya.

Untuk mempelajari konsep dengan baik Anda harus belajar dengan aktif. Maksudnya Anda harus mencatat dengan baik konsep yang Anda pelajari, perhatikan benar-benar kata-kata kunci dalam pengertian konsep tersebut, cari contoh-contoh tambahan untuk konsep itu, hubungkan dengan konsep yang telah dipelajari sebelumnya.

Selain itu, Anda juga harus sensitif dengan bahasa kimia. Sering oksigen itu berarti O2 maupun O. Misalnya dalam kalimat oksigen adalah komponen penting dalam atmosfer, yang dimaksud adalah O2. Sedang dalam kalimat hitung kadar oksigen dalam mineral apatit, maka yang dimaksud adalah O. Nah, kensensitifan itu Anda akan peroleh jika Anda belajar secara kontinu, sama dengan kesensitifan kaki Anda mengenali bentuk pedal sepeda tumbuh dengan seringnya Anda belajar naik sepeda.

Untuk mempermudah mempelajari hukum-hukum dalam kimia Anda dapat menggunakan teknik: pelajari dengan baik fakta dan konsep yang mendasari, gunakan kata-kata Anda sendiri untuk mengungkapkan lagi hukum tersebut, tentukan keberlakuan hukum tersebut, dan tentukan pula apa yang dapat dicapai dengan hukum tersebut.

Sebagai contoh hukum gas ideal pV = nRT, tanyakan apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata tidak akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui.

Yang harus diingat, hukum (rangkuman keteraturan) sering mempunyai kekecualian, Anda harus ingat dengan baik kekecualian ini: misalnya, semua senyawa sulfida tidak melarut, kecuali (NH4)2S.

Jumat, 27 Agustus 2010

Tugas Kimia untuk kls XII ipa SMAN2 TRA

kERJAKAN DI BUKU TUGAS
REAKSI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA

Manakahreaksi berikut yang bukan termasuk reaksi redoks lengkap dengan alasan penyesaian
a. Zn + 2 H2SO4 ....... ZNSO4 + H2
b. 2CrO42- + 2H +....... Cr2O72- + H2O
C. C3H8 +5 O2 ....... Cu + NI2+
d. Cl2 + 2KOH ....... KCl + KClO + H2O
e. Cu2+ + Ni ....... Cu + Ni 2+

Daftar harga buku kedokteran 2010

Judul Buku
Biologi
Biologi Ed 5,Compbell jilid 1 Rp 227.500
Biologi Ed 5,Compbell jilid 2 Rp 211.000
Biologi Ed 5,Compbell jilid 3 Rp 211.000
Biologi molekuler kedokteran Rp 17.000
Biologi sel,Zulfa Rp 41.000
Biologi sel,Subowo Rp 57.000
Embriologi Kedokteran,Lagman Rp 155.000
Embriologi Kedokteran Ed.10 LagmanRp 250.000
Intisari Biologi,Bresnick Rp 78.000

Jumat, 13 Agustus 2010

kata kata mutiara

1. Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya.
2. Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya.
3. Sesungguhnya seseorang bisa disebut mandiri bukan lantaran ia sudah tidak lagi meminta, tapi lebih karena ia sudah bisa memberi harapan akan kembali diberi.
4. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
5. Do all the goods you can, All the best you can, In all times you can, In all places you can, For all the creatures you can.
6. Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.
7. Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka
8. Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.
9. Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak
10. Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain.
11. Hati yang penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan pula induk segala kebajikan yang lain.
12. Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda.
13. Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat.
14. Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer.
15. Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.
16. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu.
17. Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik.
18. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.
19. Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi.
20. Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.

Kue Roda Buah Khas Cinta Manis

kue roda buah

bahan resep kue

* mentega atau margarin 100 gram
* gula pasir setengah halus 100 gram
* susu cair 2 sendok makan
* tepung terigu 175 gram
* baking powder 1 sendok teh
* kismis 30 gram
* cerry kering 30 gram
* sukade 30 gram
* gula pasir 2 sendok makan

cara membuat kue roda buah

1. Kismis, ceri dan sukade dicincang halus, campur dengan gula pasir aduk rata dan bagi menjadi 2 bagian sama banyaknya.
2. Campurkan tepung dengan adonan mentega, gula dan susu. aduk rata dan remas sebentar hingga adonan tidak melekat dan dapat dibentuk.
3. Adonan dibagi menjadi dua sama sama banyak. masing-masing adonan ditipiskan dan dibentuk persegi empat setebal 0,5 cm
4. Taburkan setengah bagian campiran kismis, ratakan. gulung rapat dan bungkus dengan kertas roti, dinginkan dalam lemari es selama 2 jam
5. Sebelum kertas dibuka, potong kedua ujung adonan setebal 0,5 cm dengan menggunakan pisau tajam.
6. Tata pada loyang yang telah diolesi dengan margarin, lepaskan kertas pembungkusnya.
7. Panggang hingga matang.

resep membuat kue cokelat kelapa

kue cokelat kelapa khas Cinta Manis

bahan resep kue cokelat kelapa

* tepung terigu 250 gram
* mentega / margarin 150 gram
* gula pasir setengah halus 150 gram
* telur 1 butir
* vanili 1 sendok teh
* garam ¼ sendok teh
* kelapa parut, sangrai kering separuh buah
* cokelat bubuk ayak 2 sendok

cara membuat kue cokelat kelapa

1. kocok mentega, gula, telur, vanili, dan garam hingga lembut
2. masukan tepung terigu, dan kelapa sangrai, aduk hingga rata
3. bagi adonan menjadi 5 bagian sama banyaknya. Ambil 3 bagian adonan, remas sebentar sambil ditaburi terigu sedikit hingga dapat berbentuk
4. bentuk adona putih menjadi silinder bergaris 4 cm, panjang 22 cm
5. adonan cokelat ditipiskan dengan ukuran 18 x 24 cm diantara 2 lembar kertas roti
6. angkat kertas penutup, letakkan adonan putih diatasnya. Gulung rapi, bungkus dan dinginkan selama 2 jam dalam lemari es
7. buka kertasnya, potong adonan setebal 0,5 cm, tata pada loyang yang telah diolesi margarin


*selamat mencoba*

Jumat, 26 Maret 2010

PEMBUNGKUS ANTI BAKTERI

Demi mendukung kampanye keamanan pangan, para ahli pangan dan kimia Rutger University di New Jersey mengembangkan bahan alami pembungkus makanan. Peneliti membuat agen antimikroba yang bersumber dari cengkih,oregano,thyme,dan paprika. Antimikroba ini digunakan sebagai polimer atau plastik yang mudah terurai.Ia mampu mencegah berkembangnya bakteriberbahaya pada makanan. Tanaman yang kita pilih mempunyai kemampuan anti bakteri melawan mikroorganisme....menurut Kathryn Uhrich,profesor kimia dan biokimia di Rutger University. ( sumber Trubus edisi 455 )

Jumat, 19 Maret 2010

CONTOH LKS

TUGAS

LATIHAN PEMBUATAN LEMBAR KERJA SISWA

“ KOMPOS LIMBAH PASAR ”

WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

PAGARALAM, 23-25 NOVEMBER 2009


DISUSUN OLEH

KELOMPOK GURU KIMIA KOTA PAGAR ALAM

ANGGOTA: 1. TRI SUHARNINGSIH, S.Pd SMAN 4

2. NYAYU KALSUM, S.Pd SMA PGRI

3. ERNA SUSRINI, S.Pd SMAN 1

4. NEKI NOVIANTI, S.Pd SMAN 3

5. DESI HERLINCE, S.Pd SMA.MHDIYA

6. DIANING PUSPARANTI, S.Pd .SMAN.2

LEMBAR KERJA SISWA

I. Judul Percobaan : Kompos Limbah Pasar

II. Tujuan Percobaan : Percobaan ini bertujuan untuk membuat pupuk kompos dengan cara memanfaatkan limbah organik di lingkungan sekitar (limbah pasar, limbah rumah tangga)

III. Kompetensi Dasar : Menjelaskan manfaat atau dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawa dalam kehidupan sehari-hari.

IV. Informasi Pendukung :

Kompos adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan seperti jerami, sekam, dan sampah dedaunan. Kompos dapat diperoleh melalui pembusukan ataupun fermentasi sisa-sisa tumbuhan tersebut.

Sebagai pupuk, kompos merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan sangat mudah dibuat.

V. Alat dan Bahan :

Alat : 1. Wadah besar (ember) atau kantong plastik

2. Sarung tangan karet

3. Pengaduk

4. Pisau

5. Sendok

6. Timbangan

Bahan : 1. 1 kg sekam padi

2. 1 kg daun bawang kering

3. 6,25 ons dedak padi

4. 1 sendok makan maltose (tetapi dapat diganti dengan sukrosa)

5. 1 sendok makan EM 4

6. 5 liter air

VI. Prosedur Kerja :

  1. Timbanglah bahan-bahan yang diperlukan sesuai dengan petunjuk
  2. Potong daun bawang kering kecil-kecil dan sisihkan terlebih dahulu
  3. Campurkan sekam padi dan dedak padi dalam satu wadah, aduk hingga rata
  4. Setelah sekam padi dan dedak padi tercampur, masukkan daun bawang yang telah dipotong kecil-kecil tadi, lalu aduk hingga semuanya tercampur rata
  5. Larutkan sukrosa, EM 4 dalam 5 liter air
  6. Masukkan larutan yg telah dibuat sedikit demi sedikit ke dalam campuran sekam padi, dedak padi, potongan daun bawang kering.
  7. Hentikan penambahan larutan pada saat campuran sudah terasa lembab/campuran tidak diperkenankan terlalu basah (campuran dikatakan lembab ketika campuran bahan2 tersebut sudah terasa basah tetapi bila digenggam tetap kembali ke bentuk semula)
  8. Setelah semua bahan-bahan pembuatan pupuk kompos tercampur rata, tutup rapat-rapat wadah tersebut dan diamkan selama 2x24 jam
  9. Setelah 2x24 jam, pupuk kompos yang dibuat siap untuk digunakan

VII. Pertanyaan :

  1. Apakah manfaat dari pupuk kompos?
  2. Limbah apa saja yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk kompos?
  3. Mengapa pupuk kompos dikatakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan

Text Box: ASPEK PENILAIAN UNTUK SISWA:  1. TES TERTULIS     Siswa dapat menjawab pertanyaan        yang diberikan pada LKS 2. OBSERVASI SISWA      Lembar obaservasi dan kriteria penilaian        terlampir


Pagaralam, 25 November 2009

Mengetahui

Pembimbing Kimia

Kristini Erlita, S.Pd

SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

Pelaksanaan pendidikan nasional berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

.: Jalur Pendidikan

Jalur pendidikan terdiri atas:

  1. pendidikan formal,
  2. nonformal, dan
  3. informal.

Jalur Pendidikan Formal

Jenjang pendidikan formal terdiri atas:

  1. pendidikan dasar,
  2. pendidikan menengah,
  3. dan pendidikan tinggi.

Jenis pendidikan mencakup:

  1. pendidikan umum,
  2. kejuruan,
  3. akademik,
  4. profesi,
  5. vokasi,
  6. keagamaan, dan
  7. khusus.

Pendidikan Dasar

Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah.

Setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar.

Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar bagi setiap warga negara yang berusia 6 (enam) tahun pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

Pendidikan dasar berbentuk:

  1. Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat; serta
  2. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar.

Pendidikan menengah terdiri atas:

  1. pendidikan menengah umum, dan
  2. pendidikan menengah kejuruan.

Pendidikan menengah berbentuk:

  1. Sekolah Menengah Atas (SMA),
  2. Madrasah Aliyah (MA),
  3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan
  4. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

Perguruan tinggi dapat berbentuk:

  1. akademi,
  2. politeknik,
  3. sekolah tinggi,
  4. institut, atau
  5. universitas.

Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi.

Pendidikan Nonformal

Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional.

Pendidikan nonformal meliputi:

  1. pendidikan kecakapan hidup,
  2. pendidikan anak usia dini,
  3. pendidikan kepemudaan,
  4. pendidikan pemberdayaan perempuan,
  5. pendidikan keaksaraan,
  6. pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja,
  7. pendidikan kesetaraan, serta
  8. pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

Satuan pendidikan nonformal terdiri atas:

  1. lembaga kursus,
  2. lembaga pelatihan,
  3. kelompok belajar,
  4. pusat kegiatan belajar masyarakat, dan
  5. majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.

Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Pendidikan Informal

Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

.: Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.

Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk:

  1. Taman Kanak-kanak (TK),
  2. Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal berbentuk:

  1. Kelompok Bermain (KB),
  2. Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

.: Pendidikan Kedinasan

Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen.

Pendidikan kedinasan berfungsi meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai dan calon pegawai negeri suatu departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen.

Pendidikan kedinasan diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal dan nonformal.

.: Pendidikan Keagamaan

Pendidikan keagamaan diselenggarakan oleh Pemerintah dan/atau kelompok masyarakat dari pemeluk agama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pendidikan keagamaan dapat diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan keagamaan berbentuk:

  1. pendidikan diniyah,
  2. pesantren,
  3. pasraman,
  4. pabhaja samanera, dan bentuk lain yang sejenis.

.: Pendidikan Jarak Jauh

Pendidikan jarak jauh dapat diselenggarakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler.

Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan.



.: Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus

Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.

**Warga negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan yang diselenggarakan dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Daftar Istilah

Pendidikan
Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Pendidikan nasional
Pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Sistem pendidikan nasional
Keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Peserta didik
Anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

Jalur pendidikan
Wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Jenjang pendidikan
Tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Jenis pendidikan
Kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

Satuan pendidikan
Kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Pendidikan formal
Jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal
Jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Pendidikan informal
Jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.

Pendidikan anak usia dini
Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pendidikan jarak jauh
Pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain.

Standar nasional pendidikan
Kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wajib belajar
Program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh Warga Negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Warga Negara
Warga Negara Indonesia baik yang tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masyarakat
Kelompok Warga Negara Indonesia nonpemerintah yang mempunyai perhatian dan peranan dalam bidang pendidikan.

Pemerintah
Pemerintah Pusat.

Pemerintah Daerah
Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten, atau Pemerintah Kota.

Menteri
Menteri yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan nasional.